Harga Sebuah Keahlian

Expertise

Di sebuah dermaga besar di kota pelabuhan tersibuk di pantai Barat Amerika Serikat tampak sebuah kapal pesiar berukuran amat besar tengah mengalami kerusakan. Kerusakan tersebut mengakibatkan mesin kapal pesiar itu tak juga mau hidup meski berbagai upaya telah dilakukan oleh para teknisi kapal. Para teknisi bekerja sekuat tenaga untuk memperbaiki mesin kapal di bawah pengawasan sang pemilik kapal yang terlihat senewen karena penyebab kerusakan belum juga berhasil ditemukan.

Setelah beberapa waktu, sang pemilik kapal akhirnya memutuskan untuk meminta jasa seseorang yang sudah lama dikenal sebagai ahlinya mesin kapal. Orang itu adalah teknisi kawakan yang sudah malang melintang di dunia perkapalan sejak puluhan tahun lalu. Maka sang pemilik kapal menyuruh asistennya untuk menghubungi si teknisi kawakan tersebut dan memintanya segera datang ke dermaga untuk memperbaiki kapal pesiarnya.

Tak lama kemudian, teknisi yang dimaksud pun datang. Ia membawa sebuah tas besar berisi aneka perkakas dan peralatan. Dengan seksama, teknisi kawakan itu mulai memeriksa bagian-bagian mesin kapal. Sampai pada suatu bagian, teknisi itu mengeluarkan sebuah palu berukuran kecil dan kemudian mengetok-ngetokan palu itu di beberapa titik. Tak sampai setengah jam, teknisi itu menyudahi aksinya dan lantas menyuruh juru mesin menghidupkan mesin kapal. Dan, mesin pun menyala. Kerusakan telah berhasil diatasi. Segalanya kembali normal. Pemilik kapal senang bukan main. Seraya mengucapkan terimakasih, ia meminta teknisi itu agar sesegera mungkin mengirimkan tagihan biaya perbaikan mesin kapal kepadanya.

Seminggu kemudian tagihan pun datang. Betapa terkejutnya sang pemilik kapal saat membaca biaya perbaikan mesin kapal yang tertera dalam lembar tagihan : sepuluh ribu dolar AS!! Tak ayal, pemilik kapal itu meradang. “Astaga!! Yang benar saja! Masakan hanya mengetok-ngetok dengan palu kecil kurang dari setengah jam memakan biaya sebesar ini!!” serunya tak percaya. Dengan marah ia memanggil asistennya. “Suruh orang itu mengirimkan rincian tagihannya! Sepuluh ribu dolar untuk apa saja!!” ujarnya kesal.

Beberapa hari setelahnya, rincian tagihan biaya perbaikan kapal tiba. Pada lembaran tagihan tertulis demikian:

Mengetok dengan palu                            =        2 dolar AS
Mengetahui bagian mana harus diketok = 9.998 dolar AS
Total biaya                                               =10.000 dolar AS

Nah, apa intisari cerita ini? Intisari cerita ini adalah bahwa upaya memang penting, akan tetapi jauh lebih penting untuk mengetahui pada bagian manakah upaya tersebut harus dilakukan. Selain itu, kemampuan melakukan sesuatu belum tentu dibarengi keahlian (expertise) dalam melakukannya. Itulah sebabnya keahlian dalam melakukan sesuatu dihargai mahal. Karenanya, jangan setengah-setengah dalam menekuni sesuatu. Jadikanlah diri kita ahli dalam bidang yang kita sukai. Jadikanlah diri kita mahal. ***

Octaviana Dina

Jakarta, Januari 2014

2 pemikiran pada “Harga Sebuah Keahlian

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s