Inspirasi dari Daniel Kish

Inspirasi dari Daniel Kish

Daniel Kish, 48 tahun, terlahir dengan Retinoblastoma, suatu penyakit kanker ganas yang menyerang retina mata, sehingga menyebabkan kedua matanya harus ambil saat Daniel masih berusia 13 bulan demi untuk menyelamatkan nyawanya. Daniel pun menjadi buta total. Akan tetapi, pria kelahiran Montebello, California, AS, ini tidak membiarkan dirinya menjadi tidak berdaya akibat kebutaannnya itu. Ia memutuskan untuk mempelajari Echolocation. Echolocation adalah sejenis teknik navigasi untuk mengenali suatu medan atau lokasi dengan mengandalkan pantulan suara. Teknik seperti ini secara alamiah dimiliki kelelawar dan ikan paus Beluga. Dengan memakai teknik tersebut kedua hewan itu mampu mendeteksi benda-benda yang ada di sekitar mereka sehingga mereka bisa mengenali keberadaan mangsa atau musuh secara akurat. Teknik itu juga memampukan mereka bergerak ke arah yang tepat.

Selama beberapa tahun, dengan tekun Daniel mempelajari teknik Echolocation dan melatih dirinya dengan begitu rupa sehingga akhirnya kedua telinga Daniel menjadi sangat terlatih dan amat sensitif dalam mengenali benda-benda, lokasi, atau situasi yang ada di sekelilingnya. Hal tersebut tentu saja amat berguna dalam membantu Daniel bergerak. Karenanya ia dapat bergerak seperti layaknya orang normal. Melihat gerakannya yang gesit dan wajar, banyak orang tak mempercayai jika Daniel mengalami kebutaan total sejak bayi. Daniel pun mampu mengendarai sepeda gunungnya di jalan raya yang ramai dan padat tanpa mengalami kecelakaan. Ia sanggup bepergian seorang diri ke pedalaman hutan dengan sepedanya dan berkemah selama beberapa minggu di sana.

Daniel juga jago memasak, mahir berdansa, dan merupakan perenang andal. Ia sangat mandiri dan bahkan telah berkelana berkeliling dunia meski kedua matanya buta. Saat ini Daniel Kish menjabat sebagai Presiden World Access for the Blind –sebuah oraganisasi nirlaba yang memfasilitasi pencapaian keberhasilan diri secara mandiri bagi semua penderita kebutaan. Lewat organisasinya Daniel Kish telah mengajarkan teknik Echolation kepada setidaknya 500 anak-anak penyandang kebutaan di seluruh dunia.

Kisah Daniel Kish menegaskan pada kita bahwa sesungguhnya Tuhan itu Maha Adil, dan Ia meletakkan dalam diri setiap manusia kemampuan dan potensi yang luar biasa. Sayangnya, banyak di antara kita yang jauh lebih beruntung dari Daniel Kish –yakni dilahirkan dalam keadaan normal- justru menjalani hidup yang lebih buruk dari hidup yang dimiliki Daniel Kish. Mengapa? Sebab banyak dari kita yang malas belajar dan malas mengasah dan mengembangkan semua potensi yang ada dalam diri kita. Padahal jika saja kita mau banyak belajar, betapa banyak keahlian yang bisa kita kuasai. Jika memiliki banyak keahlian, bisa bayangkan betapa menarik dan indahnya hidup kita. Syaratnya hanya satu, yaitu MAU BELAJAR dan MAU BERUSAHA. Banyak hal yang bisa kita pelajari dengan gratis, atau setidaknya, tidak perlu mengeluarkan biaya besar. Jika kita mau, kita pasti bisa. Jika seorang seperti Daniel Kish bisa, mengapa kita tidak? ***

Octaviana Dina

Jakarta, Feb 2015

2 pemikiran pada “Inspirasi dari Daniel Kish

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s