PENGARANG DAN DUNIA CIPTAANNYA

Pada hakekatnya tugas seorang pengarang adalah membawa keluar dunia yang ada di dalam ladang imajinasinya dan mempersembahkannya kepada publik pembaca. Sebenarnya setiap orang memiliki dunia di dalam dirinya masing-masing. Dunia dalam alam pikiran. Seperti apa serta bagaimana bentuk dan isi dunia itu tergantung pada seberapa jauh dan luas serta seberapa intens kita menumbuhkan, mengembangkan, mewarnai dan memperkaya dunia yang ada di dalam diri kita itu.

Dunia yang ada di dalam diri kita terbentuk dari beraneka hal yang kita serap sepanjang perjalanan hidup. Penyerapan tersebut terjadi melalui berbagai cara: menyaksikan, mendengar, mengalami, merasakan dan sebagainya. Hasil penyerapan tersebut dicerna oleh segenap akal budi dan disimpan dalam ruang pikiran. Sebuah dunia di dalam diri seseorang.

 

Bagi seorang pengarang, hasil penyerapan itu tidak dicerna mentah-mentah begitu saja. Seorang pengarang pada hakekatnya menyimpan dua hal lain dalam dirinya yaitu imajinasi dan kreativitas. Hasil penyerapan yang telah kita terima kemudian dicerna kembali dengan segenap kreativitas yang melibatkan daya imajinasi. Hingga kemudian terciptalah sebuah dunia yang kaya dan hidup; penuh dengan episode-episode kehidupan yang telah mengalami pengayaan sebagai hasil kreativitas dan daya imajinasi.

 

Suatu dunia baru tercipta. Ke sanalah sang pengarang akan membawa publik pembacanya. Pengarang bertindak selaku seorang pemandu wisata yang akan menuntun publik pembacanya mengunjungi tempat-tempat di dunia ciptaannya dengan mempergunakan wahana kata dan makna.

 

Pengarang yang baik akan memastikan bahwa kunjungan publik pembacanya ke dunia ciptaannya tersebut tidak berakhir tanpa kesan. Pengarang yang baik akan selalu mengupayakan agar publik pembacanya kembali dari perjalanan tersebut dengan membawa oleh-oleh berupa pencerahan dalam pemikiran atau cara pandang mereka.

 

Untuk itulah seorang pengarang berkewajiban mengolah dunia ciptaannya agar terus berevolusi sesuai perkembangan jaman, supaya dunia di dalam sosok seorang pengarang adalah sebuah dunia yang senantiasa menarik dan wajib untuk dikunjungi oleh publik pembacanya. Sebuah dunia yang menyediakan hal-hal berguna bagi publik pembaca untuk memperkaya dan mengembangkan dunia di dalam diri mereka masing-masing.

 

Di lain pihak, meskipun dunia yang ada dalam diri seorang pengarang itu bersifat sangat personal; dan itu adalah hak istimewa seorang pengarang, namun sudah seharusnya sang pengarang tetap bertanggungjawab terhadap publik pembacanya. Bertanggungjawab agar publik pembacanya dapat sampai dan turut menikmati dunia yang ia ciptakan dan ia persembahkan lewat jalinan kata-kata. Juga bertanggungjawab untuk senantiasa melakukan inovasi melalui pengayaan dunia ciptaannya agar tidak membosankan.

 

Dengan demikian ada suatu pertalian batiniah yang akrab antara seorang pengarang dan publik pembacanya. Sebuah hubungan simbiosis yang saling membutuhkan dan saling menguntungkan. Tidak ada yang lebih membahagiakan seorang pengarang daripada apresiasi positif publik pembacanya. Seperti halnya seorang pemandu wisata, yang akan senang sekali jika pengunjung yang dipandunya ke tempat wisata kian bertambah jumlahnya, seorang pengarang pun akan bahagia jika jumlah pembaca karya-karyanya terus bertambah.

 

Demikian pula halnya dengan publik pembaca, mereka akan merasa senang karena dunia ciptaan pengarang yang dikunjunginya selalu menawarkan hal-hal menarik dan dapat memenuhi hasrat pencarian mereka akan nilai-nilai tertentu yang diperlukan untuk memperluas cakrawala wawasan mereka.

 

Jakarta, Mei 2007

 Penulis : Octaviana Dina
 
Dimuat pertama kali dalam situs http://www.penulislepas.com, 29 Mei 2007

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s