CARA TUHAN YANG HUMORISTIK

Suatu hari di bulan Maret, dengan sedikit bergegas saya menuju Bank X. Saya bermaksud membayar tagihan kartu kredit yang jatuh tempo hari itu via mesin ATM. Dengan mantap saya memasukkan enambelas angka nomor kartu kredit yang telah saya hafal di luar kepala, serta jumlah nominal yang akan didebet dari tabungan saya.
    Tidak seperti biasanya, mesin ATM kali ini menolak transaksi saya. Tiga kali berturut-turut. Dengan sedikit heran, karena yakin saya tidak melakukan kesalahan, saya putuskan untuk mencoba ATM lain bank tersebut yang berada sekitar 50 meter dari situ.

    Lagi-lagi mesin ATM menolak transaksi saya. Tiga kali saya mencoba, tiga kali transaksi ditolak. Pasti ada yang salah dengan mesin ATM Bank X, pikir saya. Kebetulan saya memiliki rekening di bank lain; sebutlah Bank Y. Saya putuskan untuk membayar tagihan kartu kredit lewat mesin ATM bank itu. Berhubung dana di rekening bank tersebut tidak cukup, saya pun menarik sejumlah uang dari mesin ATM Bank X untuk disetorkan terlebih dulu ke Bank Y.

    Setelah menyetor (plus mengganti buku tabungan), dari hasil print-out ternyata ada transfer senilai sekian ratus ribu rupiah masuk ke rekening saya. Sontak hati saya bersorak. Bagi penulis miskin seperti saya, jumlah transfer itu benar-benar sangat berarti. Pasti ini honor pemuatan cerpen, pikir saya. Serta merta saya teringat cerpen yang saya kirim ke harian JP bulan Februari lalu. Saya menuju mesin ATM Bank Y dengan perasaan riang. Ampun! Lagi-lagi transaksi yang saya lakukan ditolak. Karena penasaran, saya cek nomor kartu kredit saya. Astaga! Pantas saja transaksi saya ditolak. Rupanya saya salah memasukkan dua angka terakhir nomor kartu kredit saya. Saya lega sekaligus merinding. Seandainya saja transaksi tadi diterima, melayanglah uang saya; entah tagihan kartu kredit siapa yang saya bayari!

    Lepas dari situ, secepat kilat saya mencari warnet, lalu membuka situs harian JP tersebut dan meneliti edisi hari Minggu. Aha! Benar! Cerpen saya dimuat dalam edisi Minggu 4 Maret 2007. Terimakasih, Tuhan, batin saya penuh syukur. Saya pun pulang dengan riang.

    Rupanya kejutan buat saya hari itu masih berlanjut. Sesampainya di rumah, iseng-iseng saya teliti lagi print-out buku tabungan saya tadi. Ternyata transfer sekian ratus ribu rupiah tersebut masuk ke rekening saya pada bulan Februari. Artinya, itu bukan honor cerpen saya yang dimuat di harian JP edisi 4 Maret lalu. Artinya, saya akan menerima honor dari harian itu di kemudian hari. Artinya lagi, uang transfer itu kemungkinan adalah honor cerpen saya yang lain. Kepala saya menjadi sedikit pusing akibat terlalu senang.

    Saya lantas merenungkan kejadian ‘aneh’ yang saya alami hari itu. Saya tersenyum, lalu tertawa geli setelah menyadari bahwa kejadian ini adalah cara Tuhan memberitahu saya tiga hal sekaligus, yakni tentang honor saya telah saya terima, tentang cerpen saya yang dimuat, dan tentang honor yang akan saya terima. Luarbiasa! Sungguh sebuah cara yang humoristis!

    Tuhan membiarkan saya melakukan kesalahan di mesin ATM Bank X yang lalu menggiring saya ke Bank Y di mana saya mendapati adanya transfer sejumlah uang masuk ke rekening saya. Transfer itu membuat saya pergi ke warnet, membuka situs harian JP dan menemukan bahwa cerpen saya dimuat. Dan keisengan saya meneliti kembali print-out buku tabungan setibanya di rumah berujung pada kegembiraan berikutnya: saya akan menerima honor lagi.

    Saya tertawa lagi, tapi mata saya mulai basah karena amat terharu. Rasanya, seolah saya baru saja dikunjungi Tuhan secara pribadi; bahwa Ia sangat peduli pada susah payah perjuangan saya sebagai seorang penulis pemula. Saya pandangi langit yang amat cerah siang itu. Nun jauh di baliknya, saya merasa Tuhan sedang menatap saya sambil tersenyum lebar.

Jakarta, Juni 2007

Penulis : Octaviana Dina

Dimuat pertama kali di situs http://www.penulislepas.com, 10 Juni 2007

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s